TANJUNG REDEB – Masyarakat Kabupaten Berau mengusulkan agar di jam istirahat yakni pukul 12.00 hingga 13.00 WITA, loket khusus pembayaran pajak di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau bisa tetap memberikan pelayanan.

Usulan ini mencuat lantaran adanya warga dari beberapa kampung yang sudah jauh datang ke kantor Bapenda, terkadang harus kembali pulang karena loket sedang dalam kondisi tutup istirahat.

Usulan ini pun mendapatkan tanggapan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said. Dirinya menerima usulan itu dan akan dikoordinasikan dengan Bapenda.

“Iya nanti kita koordinasikan bagaimana agar saat jam istirahat itu loket tidak kosong sama sekali. Bisa dengan sistem shift bergantian atau seperti bagaimana nanti teknisnya,” terangnya ditemui Senin (25/8/2025) siang.

Dikatakannya, agar pembayaran pajak masyarakat lebih maksimal, maka juga akan dilakukan sistem jemput bola, agar mempermudah masyarakat melakukan pembayaran pajak.

“Bisa juga nanti sistemnya seperti di CFD saat Minggu pagi, jadi ada petugas Bapenda yang bersiaga menerima pembayaran pajak masyarakat. Tentu ini akan sangat membantu masyarakat dengan kepatuhan wajib bayar pajak,” tutupnya.

Untuk diketahui, realisasi pajak daerah Kabupaten Berau per Juli 2025 mencapai Rp76,9 miliar dari target Rp 154,9 miliar. Dengan kontribusi tertinggi dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Sedangkan sektor lain seperti pajak parkir dan reklame masih rendah realisasinya. Bapenda Berau juga terus berupaya menggenjot pendapatan, melalui sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran pembayaran pajak masyarakat. (mel)