TANJUNG SELOR – Tongkat estafet kepemimpinan di tubuh Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) resmi berpindah tangan. Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy kini memegang komando, menggantikan Irjen Pol Hary Sudwijanto, dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung hari ini, menandai babak baru dalam pengabdian Polri di wilayah perbatasan ini.
Transisi ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang beberapa waktu lalu telah melantik Brigjen Djati sebagai Kapolda Kaltara yang baru.
“Serah terima jabatan bukan sekadar seremoni administratif, namun juga menjadi momen strategis dalam memperkuat kesinambungan kepemimpinan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ungkap Kabid Humas Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Rachmat.
Dalam agenda serah terima jabatan yang digelar di Markas Polda Kaltara, dilakukan pula pemaparan laporan satuan (Lapsat) oleh pejabat lama. Laporan tersebut mencakup seluruh aspek operasional dan strategis dari program kerja, realisasi anggaran, hingga kondisi terkini di lapangan.
Pemaparan ini menjadi bekal penting bagi Brigjen Djati untuk menyusun langkah-langkah kebijakan ke depan, dalam menjawab tantangan wilayah yang dikenal memiliki karakteristik geografis dan sosial yang unik.
“Momentum ini adalah bagian penting dari kesinambungan. Kami dikepemimpinan yang baru dapat melanjutkan tongkat estafet ini dengan dedikasi dan integritas tinggi,” lanjut Budi.
Dengan pengalaman dan kepemimpinan yang dimiliki, Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy diharapkan mampu membawa Polda Kaltara terus maju, menjawab tantangan zaman, serta memperkuat pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat Kalimantan Utara. (Lia)