Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola data pembangunan melalui implementasi E-Walidata dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Hal ini disampaikan Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Warji, dalam kegiatan penguatan pengelolaan data OPD.
Warji menekankan bahwa saat ini pemerintah daerah dituntut untuk bekerja lebih akurat, cepat, terukur, dan transparan, sehingga data menjadi fondasi seluruh tahapan pembangunan mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi.
“E-Walidata SIPD merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan modern berbasis data. SIPD bukan sekadar sistem, tetapi ekosistem informasi daerah yang menyatukan perencanaan, keuangan, pelaporan, hingga statistik daerah,” ujarnya.
Warji menjelaskan, E-Walidata menjadi pintu utama memastikan bahwa data yang masuk ke SIPD benar-benar valid, terstandar, dan dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa fungsi pentingnya antara lain:
• memastikan kualitas, konsistensi, dan integritas data seluruh OPD,
• menjadi pusat verifikasi dan validasi data sebelum digunakan dalam penyusunan RPJPD, RPJMD, RKPD, hingga dokumen turunan lainnya,
• meminimalkan duplikasi data dan ketidaksinkronan antar-OPD,
• mempercepat penyediaan data untuk kebutuhan pembangunan daerah,
• mendukung pengukuran kinerja pembangunan baik tingkat daerah maupun nasional.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memahami alur kerja, standar metadata, mekanisme unggah data, serta prosedur verifikasi Walidata.
Warji mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang kerap menghambat optimalisasi data daerah, seperti perbedaan standar data antar-OPD, minimnya sinkronisasi perencanaan dan pelaporan, keterbatasan sumber daya operator data, hingga beberapa data yang belum diperbarui atau terintegrasi.
“Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik. Jika kita membangun tanpa data, itu sama saja merencanakan kehancuran,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada jajaran Diskominfo Berau agar terus mengawal implementasi E-Walidata sehingga benar-benar berjalan sesuai standar dan menjadi penggerak utama terwujudnya Satu Data Berau.
(Dvn)


