Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan pentingnya kemandirian Kampung Buyung-Buyung di tengah menurunnya alokasi dana kampung akibat pemotongan anggaran di tingkat pusat. Ia menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan ke wilayah pesisir dan sentra pertanian di Kecamatan Batu Putih.

Menurutnya, Buyung-Buyung merupakan salah satu kampung sentra padi sekaligus penghasil beras terbesar di wilayah Berau. Potensi ini menjadi modal kuat bagi kampung untuk tetap berkembang meski anggaran dari pemerintah daerah berkurang.

“Ketika alokasi dana kampung kita sudah jauh lebih kecil karena APBD terpotong di pusat, Kampung Buyung-Buyung tetap bisa eksis dengan segala sumber daya alam yang ada,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa kekayaan Buyung-Buyung tidak hanya berasal dari hasil laut, tetapi juga dari sektor darat, khususnya produksi padi yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat. Ia berharap potensi tersebut terus dikelola secara optimal sehingga kampung tetap mandiri, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan warganya.(Dvn)