BERAU – Upaya digitalisasi kampung di Kabupaten Berau terus menunjukkan perkembangan positif. Salah satu kampung yang mendapat perhatian khusus adalah Tabalar Ulu, yang baru-baru ini kembali mendapatkan perangkat Starlink tambahan sebagai wujud komitmen pemerintah menghadirkan layanan internet di daerah terpencil.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan bahwa pemasangan Starlink di Tabalar Ulu menunjukkan langkah nyata percepatan digitalisasi kampung.
“Tabalar Ulu itu kan sudah ada Starlink tambahan. Tambahan satu Starlink di Tabalar Ulu itu,” jelasnya.
Didi mengakui bahwa teknologi Starlink memiliki keterbatasan radius, namun tetap memberikan kemajuan signifikan bagi kampung yang sebelumnya sulit mendapatkan sinyal. Menurutnya, akses internet tersebut sudah cukup membantu pelayanan administrasi kampung dan aktivitas masyarakat.
“Saya pernah coba di Maratua itu, yang di Payung-Payung, itu sampai dengan 100 meter masih bisa,” ujarnya.
Ketersediaan internet di pedalaman diharapkan mampu membuka peluang baru bagi kampung untuk mengakses layanan digital pemerintahan, pendidikan, hingga pemasaran produk lokal. Didi menilai bahwa setiap titik akses internet, sekecil apa pun, menjadi modal awal untuk membangun ekosistem digital di kampung.
Dirinya menambahkan, Pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan teknologi satelit, tetapi juga terus mengupayakan pembangunan BTS untuk cakupan yang lebih luas. BTS dinilai mampu memperluas jangkauan internet hingga beberapa kilometer, sehingga sangat sesuai untuk kampung yang memiliki permukiman tersebar. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang digitalisasi pedesaan.
Didi berharap kehadiran jaringan internet dapat membantu kampung meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ekonomi lokal, dan mendukung aktivitas masyarakat yang kini semakin bergantung pada layanan digital.
GIT/ADV


