Berau – Dinas Perkebunan Berau mendorong petani mengembangkan komoditas kopi sebagai alternatif pendapatan. Lita Handini, Kadis Perkebunan, mengatakan kopi Berau memiliki peluang pasar yang tinggi karena kualitas bijinya yang diminati masyarakat lokal.
“Kopi di Berau ini serapannya cukup baik dan harganya bisa mencapai Rp100 ribu per kilogram untuk biji kering,” ujar Lita.
Pihaknya pun disebutnya memberikan pendampingan untuk membantu petani meningkatkan mutu kopi agar lebih kompetitif. Tidak hanya itu, Lita juga menjelaskan bahwa Pihak Disbun sering menjembatani petani dengan pasar agar hasil panen mereka terserap maksimal.
Pendekatan-pendekatan tersebut disebut Lita untuk mendorong petani agar terus konsisten mengembangkan komoditas kopi mereka. Tidak hanya itu, Disbun juga sering memberikan pelatihan kepada para petani kopi.
Selain pelatihan, pihaknya juga memberi bantuan bibit kopi dan sarana penunjang pertanian lainnya. Dukungan ini bertujuan agar produksi kopi dapat meningkat secara berkelanjutan dan memberikan nilai ekonomi lebih bagi petani.
Strategi ini, ujar Elita dapat menjadikan komoditas unggulan baru, selain mendukung pendapatan petani, juga memberi kontribusi terhadap diversifikasi ekonomi daerah yang selama ini dominan pada perkebunan besar seperti sawit.
(Adv)


