Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa sumber daya laut merupakan kekayaan alam yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Ia menyampaikan hal tersebut saat membahas upaya perlindungan lingkungan pesisir di Berau.

Menurutnya, selain laut, keberadaan hutan mangrove juga memegang peran penting bagi keselamatan masyarakat. “Mangrove adalah tanaman yang harus kita lestarikan karena menjaga kita dari musibah-musibah yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa mangrove bukan hanya berfungsi sebagai pelindung alami dari bencana, tetapi juga memiliki nilai ekonomi melalui penyerapan karbon. Ia mengungkapkan bahwa kampung-kampung yang menjaga kelestarian mangrove dan hutan berhak menerima insentif dari Bank Dunia.

“Untuk kampung yang senantiasa menjaga mangrovenya dan hutannya, itu mendapatkan dana dari Bank Dunia sebesar Rp349 juta per kampung,” jelasnya. Salah satu kampung yang menerima insentif tersebut adalah Kampung Buyung-Buyung.

Sri Juniarsih berharap insentif ini semakin mendorong masyarakat dan pemerintah kampung untuk terus menjaga kelestarian lingkungan pesisir Berau. (Dvn).