BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menguatkan komitmennya dalam pengembangan ekonomi kreatif. Melalui DPPKBP3A, Workshop Ekonomi Kreatif Lanjutan LPLPP Tahun 2025 resmi digelar di ruang rapat utama Disbudpar Berau. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku ekraf agar semakin adaptif dan kompetitif menghadapi perkembangan zaman.

Staf Ahli Bupati Berau, Jaka Siswanta, yang membuka kegiatan mewakili Bupati Berau, menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur ekonomi daerah.

“Ekonomi kreatif menjadi salah satu program penting untuk menurunkan angka pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan melatih kemandirian, khususnya bagi para ibu rumah tangga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang mampu memunculkan produk-produk bernilai ekonomi tinggi dari tingkat kampung hingga kabupaten.

“Desa Prima tidak hanya membangun kreativitas, tetapi juga membesarkan nama kampung melalui produk lokal yang punya daya saing,” tambahnya.

Workshop ini diikuti pelaku ekonomi kreatif dari seluruh Desa Prima se-Kabupaten Berau serta komunitas Wirausahawan Perempuan. Melalui pelatihan lanjutan ini, peserta didorong memperkuat keterampilan, memperluas peluang usaha, dan melahirkan inovasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga.

Pemerintah daerah berharap, perkembangan ekraf dapat memberi kontribusi lebih besar terhadap perekonomian lokal, terutama dalam meningkatkan kemandirian pelaku usaha dan membuka lapangan kerja baru.

Dengan peningkatan kapasitas ini, para perempuan pelaku usaha di Berau diharapkan bukan hanya menjadi penggerak ekonomi keluarga, namun juga motor penting dalam pembangunan ekonomi kreatif di tingkat daerah. (ADV)