BERAU — Pagi di Kampung Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Minggu (02/11/2025), berubah menjadi lautan semangat. Lebih dari seribu pelari—tepatnya 1.105 peserta—tumpah memenuhi kawasan pesisir selatan itu untuk ambil bagian dalam ajang Run 10K Biduk-Biduk 2025, gelaran tahunan yang diinisiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau.
Para peserta datang dari berbagai komunitas lari, pelajar, hingga masyarakat umum dari Kalimantan Timur dan sejumlah daerah luar provinsi. Riuh sorak warga yang memadati titik start menambah meriah suasana jelang pelepasan peserta.
Acara dibuka resmi oleh Wakil Bupati Berau, H. Gamalis, yang memuji antusiasme tinggi masyarakat dan penyelenggara. Dalam sambutannya, Gamalis menilai kegiatan sport tourism seperti ini sangat strategis untuk memperkuat citra wisata Berau.
“Biduk-Biduk memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi alam maupun masyarakatnya. Melalui kegiatan seperti Run 10K ini, kita bisa memperkenalkan pesona wisata Berau kepada lebih banyak orang,” ujar Gamalis.
Selain mempromosikan sportivitas, acara ini juga memberikan insentif besar bagi para pelari. Total hadiah mencapai Rp230 juta, diperebutkan dalam berbagai kategori lomba untuk peserta putra maupun putri.
Kepala Dispora Berau menambahkan bahwa Run 10K tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membudayakan pola hidup sehat serta mempererat interaksi antarwarga dan komunitas pelari.
Selama perlombaan berlangsung, ribuan masyarakat Biduk-Biduk memadati area lintasan. Peserta disuguhi pemandangan pantai berair jernih dan deretan pepohonan kelapa yang menjadi ikon kawasan. Tidak sedikit pelari mengabadikan momen di sejumlah spot favorit sepanjang rute.
Kemeriahan, ketertiban, dan panorama khas pesisir membuat Run 10K Biduk-Biduk 2025 meninggalkan kesan mendalam bagi peserta. Di tengah hembusan angin laut dan riuh tepuk tangan warga, Biduk-Biduk sekali lagi membuktikan diri sebagai destinasi yang tak hanya indah, tetapi juga penuh energi. (ADV)


