TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pengembangan sektor ekonomi kreatif. Meski Berau memiliki deretan potensi budaya dan kerajinan yang diakui luas, pemerintah menilai keberhasilan pengelolaannya tetap bergantung pada kemampuan manusianya.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, dalam berbagai agenda resmi kerap mengingatkan bahwa kekayaan budaya daerah bukan sekadar identitas, tetapi peluang ekonomi yang harus dikelola secara serius. Berau memiliki perajin batik, aksesori, rotan, kayu, hingga pengrajin tenun Sukan Tengah yang setiap tahun menghasilkan produk dengan motif khas yang telah dikenal luas.

“Semua potensi ini tidak akan bernilai bila tidak diperkuat SDM-nya. Kita ingin masyarakat tak hanya membuat produk, tapi mampu bersaing, berinovasi, dan membaca peluang pasar,” ujarnya.

Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan pemetaan kembali terhadap potensi kerajinan pada lebih dari seratus kampung. Pendataan ini sekaligus menjadi dasar penguatan akses pemasaran bagi para perajin, termasuk peluang kerja sama dengan pelaku industri kreatif di luar daerah.

Sri Juniarsih juga menilai tantangan sektor kerajinan ke depan akan semakin beragam. Mulai dari perubahan tren pasar, persaingan digital, hingga tuntutan produksi yang lebih modern. Karena itu, ia mendorong peran aktif seluruh OPD untuk bergerak bersama.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) serta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) disebut menjadi ujung tombak dalam mendorong kreativitas kampung dan UMKM. Kedua dinas tersebut juga tengah merancang inovasi program yang adaptif dengan perkembangan era digital.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting. Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu program saja. Semua dinas harus bergerak sesuai perannya untuk membuka ruang ekonomi baru berbasis potensi lokal,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Berau optimistis, dengan penguatan SDM, kolaborasi yang konsisten, serta pemanfaatan teknologi informasi, produk kerajinan lokal dapat berkembang lebih besar dan memberi pengaruh langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. (adv)