TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberantas praktik korupsi pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Dengan mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi,” Pemkab menegaskan pentingnya membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, S.P., bersama Wakil Bupati Sabri, S.Pd., menyampaikan bahwa Hakordia bukan sekadar peringatan rutin, tetapi momentum untuk memperbarui tekad dalam memerangi tindak korupsi yang merusak sendi-sendi pembangunan.

“Marilah kita bersama meneguhkan komitmen untuk membangun bangsa yang bersih, berintegritas, dan bebas dari praktik korupsi,” tegas Bupati Ibrahim Ali.

Ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah, katanya, hanya akan kuat jika didukung partisipasi aktif warga dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Tana Tidung terus mendorong berbagai langkah pencegahan, mulai dari penguatan sistem pengawasan internal, digitalisasi layanan publik untuk meminimalkan interaksi rawan pungli, hingga membuka ruang pelibatan masyarakat dalam memonitor kinerja aparatur.

Melalui peringatan Hakordia 2025 ini, Pemkab berharap dapat menumbuhkan kesadaran publik tentang bahaya korupsi serta mendorong terciptanya lingkungan pemerintahan yang bebas dari penyimpangan dan praktik tidak etis.

Dengan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat, Tana Tidung menargetkan terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan mampu mendorong pembangunan daerah secara lebih cepat dan berkeadilan. (lia)