Kukar – Peredaran uang palsu di wilayah Kecamatan Tenggarong kian meresahkan.

Belasan warung makan hingga toko sembako diduga menjadi sasaran empuk para pelaku yang memanfaatkan kelengahan pedagang saat bertransaksi.

Kepolisian Sektor (Polsek) Tenggarong, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menerima uang tunai dari pembeli yang tidak dikenal.

Imbauan ini disampaikan menyusul informasi yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran uang palsu.

Kanit Reskrim Polsek Tenggarong, Iptu Makmur Jaya, meminta warga agar tidak ragu melaporkan jika menemukan uang yang mencurigakan.

“Jika Anda mencurigai uang yang diterima adalah uang palsu, jangan ragu untuk melaporkannya ke bank atau kepolisian,” ujar Makmur Jaya, Minggu (15/2/2026).

Meski hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan resmi dari korban, masyarakat tetap diminta waspada, khususnya saat bertransaksi di tempat-tempat umum seperti warung makan, toko kelontong, dan pasar tradisional.

Untuk mempercepat proses penyelidikan, kepolisian juga mengimbau masyarakat agar mendokumentasikan uang yang dicurigai palsu, baik melalui foto maupun video, sebagai bukti awal.

Selain itu, warga juga diharapkan dapat mengingat ciri-ciri orang yang menyerahkan uang tersebut, mulai dari pakaian, perawakan, hingga kendaraan yang digunakan.

Informasi tersebut dinilai sangat membantu aparat dalam melakukan identifikasi pelaku.

Dalam penanganannya, kepolisian akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia guna memastikan keaslian uang yang ditemukan sebelum proses hukum dilanjutkan.

“Jika memang ada temuan, langsung didokumentasikan dan laporkan. Bank Indonesia dan kepolisian akan melakukan pemeriksaan serta penindakan tegas jika terbukti uang tersebut palsu,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, kepolisian juga mendorong pemilik warung dan toko untuk memasang kamera pengawas (CCTV) di area usaha mereka.

“CCTV sangat diperlukan sebagai alat bukti untuk mengungkap pelaku kejahatan apabila terjadi di tengah masyarakat. Ini akan memudahkan kami untuk bertindak,” tutupnya.(*)