TANJUNG REDEB– Menjelang libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, Dinas Perhubungan bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) serta sejumlah instansi terkait melaksanakan rangkaian ramp check untuk memastikan kesiapan armada angkutan sungai di Dermaga Sanggam, Kabupaten Berau pada Jumat 13 Maret 2026.

Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan kelayakan operasional speedboat yang melayani penumpang, khususnya dalam menghadapi potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama masa libur panjang.

Kepala Seksi ASDP Kabupaten Berau, Sabirin, menjelaskan bahwa ramp check meliputi pemeriksaan kondisi fisik speedboat, kelengkapan alat keselamatan, hingga prosedur keberangkatan penumpang.

“Ramp check ini rutin dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang diperiksa antara lain kondisi fisik speedboat, perlengkapan keselamatan seperti life jacket, serta pola keberangkatan dan penurunan penumpang agar sesuai dengan standar keselamatan,” ujarnya Jumat (13/03/2026).

Selain itu, pemeriksaan juga melibatkan tim kesehatan yang melakukan pengecekan terhadap kondisi para motoris atau pengemudi speedboat, termasuk pemeriksaan kesehatan untuk memastikan mereka dalam kondisi prima saat mengoperasikan armada.

Sabirin menyebutkan, secara umum seluruh armada yang diperiksa dalam kondisi layak beroperasi. Untuk kapasitas penumpang, speedboat dengan mesin satu rata-rata dapat mengangkut sekitar 15 orang, sementara speedboat dengan dua mesin berkisar antara 20 hingga 25 penumpang.

“Kalau mesin satu biasanya kita ambil rata-rata 15 penumpang. Sedangkan mesin dua sekitar 20 sampai 25 penumpang. Yang jelas kapasitasnya disesuaikan dengan standar keselamatan,” jelasnya.

Saat ini terdapat sekitar 32 unit speedboat yang beroperasi di kawasan Dermaga Sanggam. Namun dalam pelaksanaan ramp check kali ini, pemeriksaan dilakukan secara bertahap terhadap armada yang sedang bersiap melakukan keberangkatan.

“Untuk hari ini yang diperiksa adalah speedboat yang akan berangkat saja. Pemeriksaan akan terus dilakukan secara berkala karena armada yang beroperasi bisa berubah-ubah,” tambahnya.

Ia memastikan seluruh armada yang telah diperiksa memiliki kelengkapan alat keselamatan yang memadai sehingga dinyatakan layak untuk melayani penumpang.

Sementara itu, terkait kemungkinan penambahan armada menjelang puncak arus mudik Lebaran, Sabirin mengatakan hingga saat ini belum ada rencana penambahan speedboat.

“Untuk penambahan armada sementara belum ada. Namun kami tetap memastikan armada yang ada dalam kondisi aman dan siap melayani penumpang,” pungkasnya. (fp*)