TANJUNG SELOR — Setelah dilakukan pencarian selama 13 hari, Anak Buah Kapal (ABK) Speed Boat Habibi Ekspress, Firman (25), akhirnya ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia di perairan depan Kabupaten Tana Tidung (KTT), Selasa (31/3).
Sebelumnya, Firman dilaporkan hilang setelah terjatuh ke diperairan Tana Tidung pada Kamis (19/3).
Insiden terjadi saat speed boat yang ditumpanginya menabrak batang kayu hanyut di tengah arus deras.
Selama hampir dua pekan, tim gabungan bersama warga terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Namun, kondisi arus yang kuat dan luasnya area pencarian sempat menyulitkan proses evakuasi.
Jenazah korban akhirnya ditemukan oleh warga setempat. Dalam video yang beredar, terlihat suasana haru saat masyarakat menyaksikan korban yang sudah tidak bernyawa.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, alhamdulillah sudah dapat saudara kita,” ujar Atong dalam pesan yang dibagikan di sebuah grup.
Ungkapan serupa juga disampaikan warga lain yang turut berada di lokasi penemuan. Ia menyebutkan bahwa korban ditemukan di perairan depan KTT setelah pencarian panjang.
“Alhamdulillah korban sudah ditemukan, tepatnya di depan KTT,” ucapnya singkat.
Penemuan ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang terhadap korban yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat kecelakaan sungai tersebut. (Lia)

