BERAU, IT-NEWS.ID – Aktivitas wisata di Pulau Derawan, Kabupaten Berau, terus berjalan. Namun, di tengah aktivitas tersebut, penanganan sampah masih menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam proses pengangkutan sampah dari Pulau Derawan menuju Tanjung Batu.
Camat Pulau Derawan, Aryanto, mengatakan sampah yang telah dikumpulkan petugas di Pulau Derawan diangkut menuju Tanjung Batu sebanyak dua kali dalam sepekan menggunakan kapal.
Meski pengangkutan rutin dilakukan, Aryanto menilai penanganan sampah di Pulau Derawan hingga saat ini belum berjalan maksimal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan sarana pengangkutan serta dukungan operasional.
“Setelah saya lihat, sampah itu setelah dikumpulkan oleh petugas akan dibawa ke Tanjung Batu. Dalam satu minggu ada dua kali pengangkutan melalui kapal. Tentunya, dalam masalah ini, penanganannya bisa saya katakan belum maksimal,” ujarnya kepada IT-News, Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, salah satu kendala utama berada pada proses pengangkutan sampah dari Pulau Derawan menuju Tanjung Batu. Kapal yang digunakan memiliki ukuran relatif kecil sehingga menjadi salah satu keterbatasan dalam mendukung pengangkutan sampah.
Selain sarana transportasi, kebutuhan operasional untuk mendukung pekerjaan petugas juga menjadi persoalan yang perlu diperhatikan. Pengelolaan sampah di wilayah kepulauan membutuhkan dukungan operasional agar proses pengumpulan hingga pengangkutan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Aryanto menjelaskan, kondisi efisiensi anggaran saat ini turut memengaruhi ketersediaan dana operasional untuk penanganan sampah. Pengurangan anggaran tersebut menjadi tantangan dalam mendukung kegiatan pengelolaan sampah di Pulau Derawan.
“Mohon maaf, sekarang kan masuk efisiensi. Sekarang ada pengurangan dana-dana operasional untuk sampah ini,” jelasnya.
Ia menyebut, dukungan operasional dalam penanganan sampah di Pulau Derawan berasal dari petugas kampung serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Kedua pihak tersebut terlibat dalam mendukung kegiatan pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
Dengan aktivitas wisata yang terus berjalan, penanganan sampah menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan di Pulau Derawan. Keterbatasan kapal dan anggaran operasional masih menjadi tantangan agar pengangkutan sampah menuju Tanjung Batu dapat berjalan lebih maksimal.

