TANJUNG REDEB – Pengelola Dermaga Wisata Sanggam, Tanjung Redeb, terus berupaya mencegah terjadinya penumpukan penumpang dengan mengoptimalkan keberangkatan armada speedboat.

Koordinator Lapangan ASDP Dinas Perhubungan Berau, Elmasyah, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan sistem keberangkatan cepat apabila terjadi peningkatan jumlah penumpang di dermaga.

“Apabila terjadi penumpukan penumpang, kami langsung memberangkatkan speedboat yang telah siaga. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi antrean yang berlebihan di area dermaga,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kapasitas penumpang pada setiap armada telah ditentukan, yakni sekitar 15 orang untuk speedboat bermesin tunggal dan 25 orang untuk speedboat bermesin ganda. Oleh karena itu, pengaturan keberangkatan dilakukan secara cermat agar tetap sesuai dengan kapasitas yang telah ditetapkan.

Menurutnya, hingga saat ini kondisi penumpang masih tergolong ramai dengan tingkat keterisian yang relatif penuh pada setiap keberangkatan. Meski demikian, fasilitas penunjang seperti area parkir masih dinilai memadai dan belum mengalami penumpukan.

“Area parkir masih cukup menampung kendaraan penumpang. Petugas di lapangan juga terus membantu mengatur agar tetap tertib dan lancar,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga terus memberikan imbauan kepada para pengemudi speedboat dan penumpang untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Operator diingatkan untuk tidak melebihi kapasitas penumpang serta memastikan kondisi armada dalam keadaan layak beroperasi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi ASDP Dinas Perhubungan Berau, Sabirin, menegaskan bahwa pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan, baik bagi penumpang dari dalam maupun luar daerah.

“Kami terus mengingatkan petugas untuk memberikan pengawasan dan pelayanan terbaik. Prinsip kami adalah memastikan kenyamanan dan keselamatan penumpang selama berada di dermaga maupun dalam perjalanan,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, diharapkan aktivitas di Dermaga Sanggam tetap berjalan tertib, aman, dan lancar, terutama di tengah tingginya mobilitas masyarakat pasca Lebaran.(fp*)