TANJUNG REDEB – Program sosial berbagi bingkisan Ramadhan menyasar ratusan santri tahfidz, dai, dan guru rumah Qur’an di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari pilar sosial dengan subprogram Berbagi Bingkisan Santri Tahfidz, Dai, dan Guru Rumah Qur’an, yang dilaksanakan pada 20–25 Februari di sejumlah titik, mulai dari pondok pesantren, yayasan, hingga rumah Qur’an binaan.

Penyaluran bantuan dilakukan di wilayah Kota Tanjung Redeb, Pulau Derawan, Pulau Maratua, Kampung Pegat Batumbuk, Kota Talisayan, Kampung Bumi Jaya, dan Biduk-Biduk. Total penerima manfaat tercatat sebanyak 216 orang yang terdiri dari santri, dai, dan guru ngaji rumah Qur’an.

Program ini bertujuan menumbuhkan semangat berbagi kebaikan di bulan Ramadhan sekaligus memberikan dukungan moral dan kebutuhan dasar bagi para pejuang Al-Qur’an di wilayah pesisir dan pedalaman Berau. Bentuk kegiatannya berupa pendistribusian bingkisan perlengkapan ibadah, antara lain baju kurta dan jubah untuk santri serta dai, serta mukena untuk para dai’ah.

“Alhamdulillah para santri sangat gembira di bulan Ramadhan ini. Mereka mendapat jubah baru sebagai bingkisan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Baitul Maal Hidayatullah dan para donatur. Semoga berkah untuk kita semua,” ujar Ustad Faiz, pengurus Pondok Pesantren Daarul Huffadz Tanjung Batu.

Koordinasi program dilakukan bersama lembaga binaan setempat melalui pendataan penerima manfaat dan persiapan logistik. Tantangan utama dalam pelaksanaan program ini adalah jarak antarlokasi yang cukup jauh, kondisi geografis kepulauan, serta keterbatasan akses transportasi. Meski demikian, proses penyaluran tetap berjalan lancar berkat dukungan para mitra.

Program ini didukung oleh Dakwah Center Hidayatullah sebagai mitra kerja sama dan pendonor, bersama mitra penyaluran dan pengadaan logistik di daerah. Para relawan memastikan bantuan tepat sasaran kepada dai, santri, dan guru ngaji rumah Qur’an binaan.

“Ramadhan adalah momentum berbagi. Ratusan bingkisan amanah donatur telah kami salurkan. Kami berterima kasih kepada seluruh donatur. Semoga zakat dan infak yang diberikan membersihkan harta dan memberi ketenteraman bagi para muzakki,” kata Sabliansyah, perwakilan pelaksana program.

Melalui program ini, para penerima manfaat diharapkan dapat merasakan kebahagiaan Ramadhan sekaligus semakin termotivasi dalam menghafal, mengajarkan, dan mendakwahkan Al-Qur’an di tengah masyarakat.(*)