TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya mempercepat pengembangan sektor pariwisata, terutama di kawasan Pulau Derawan yang telah dikenal luas sebagai destinasi wisata bahari unggulan. Penguatan fasilitas, layanan hingga perlindungan lingkungan menjadi fokus utama agar daya saing destinasi terus meningkat.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan bahwa Pulau Derawan bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga telah mencatat sejumlah prestasi di tingkat nasional. Pada 2024, Desa Wisata Pulau Derawan berhasil menembus 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) serta meraih juara III kategori digital yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Berau juga menerima penghargaan Arindama Pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.

Ia menilai capaian tersebut tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam menjaga potensi wisata sekaligus mendukung pengembangan kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan strategis pariwisata nasional.

Namun demikian, pemerintah daerah masih menyoroti sejumlah tantangan, terutama terkait infrastruktur pendukung pariwisata. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah ketersediaan jaringan komunikasi digital di kawasan wisata.

“Di era digital, akses komunikasi menjadi kebutuhan utama wisatawan. Kita ingin wisatawan yang datang tetap nyaman dan dapat menikmati jaringan internet yang stabil,” tegasnya.

Menurutnya, perbaikan jaringan internet tidak hanya berpengaruh pada kenyamanan wisatawan, tetapi juga mendukung promosi wisata berbasis teknologi serta memperkuat daya saing destinasi di tingkat global. Upaya promosi yang masif diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan sektor pendukung seperti penginapan dan usaha lokal.

Selain infrastruktur digital, pemerintah juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Penginapan di kawasan wisata diwajibkan memiliki sistem pengelolaan limbah yang ramah lingkungan agar tidak mencemari ekosistem laut.

“Pengelolaan limbah harus diperhatikan dengan serius agar kelestarian pesisir tetap terjaga,” katanya.

Dengan pembenahan menyeluruh, mulai dari fasilitas, layanan hingga perlindungan lingkungan, pemerintah optimistis sektor pariwisata dapat menjadi penggerak ekonomi utama di wilayah Berau.

“Saya optimistis pariwisata mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.