BERAU — Kebakaran terjadi di sebuah rumah yang juga digunakan sebagai toko meubel di Jalan Raja Alam 1, RT 2, Sambaliung, Rabu (8/4/2026) pagi.

Menurut kesaksian pemilik rumah, Ochi Wulandari (35), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WITA. Ia menyebut, api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di dalam kamar tidur.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.15 WITA. Kejadian bermula karena korsleting listrik, percikan api pertama kali muncul di dalam kamar tidur,” ujarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, api sempat membakar sebagian bangunan dan isi rumah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Saksi lain yang berada di lokasi kejadian menyebutkan bahwa instalasi listrik di rumah tersebut sebelumnya sudah beberapa kali mengalami gangguan.

“Sudah empat kali listrik di situ korslet sebelumnya,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Nofian Hidayat, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dengan mengerahkan sejumlah armada ke lokasi.

“Begitu dapat laporan, kami menurunkan kurang lebih delapan unit, dibantu BPBD, PLN, Polsek Sambaliung, Koramil, serta PMI,” jelasnya.

Ia menambahkan, api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat berkat penggunaan cairan liquid foam yang efektif menutup suplai oksigen.

“Pemadaman ini kami menggunakan liquid foam, cukup dengan satu jeriken saja,” katanya.

Dalam kejadian tersebut, satu unit rumah semi permanen dengan dua akses pintu dilaporkan terdampak. Meski sempat menimbulkan kepanikan warga, api tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Sekitar 40 personel diterjunkan dalam proses pemadaman yang berlangsung kurang lebih satu jam. Setelah api berhasil dipadamkan, warga sekitar turut membantu pemilik rumah mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Petugas juga memastikan tidak ada bara api yang tersisa sebelum meninggalkan lokasi. (atrf)