Tanjung Redeb – Upaya modernisasi pengelolaan aset pendidikan di Kabupaten Berau kian menunjukkan hasil. Seluruh sekolah kini telah terdata secara lengkap di Dinas Pendidikan Berau, termasuk seluruh aset yang dimiliki masing-masing satuan pendidikan. Pendataan dilakukan melalui aplikasi e-BMD yang terhubung langsung dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Penerapan sistem digital ini membuat penatausahaan aset menjadi lebih tertib, akurat, dan mudah ditelusuri. Selain memudahkan inventarisasi, kehadiran e-BMD juga membantu sekolah merespons cepat apabila terjadi perubahan, kerusakan, atau kebutuhan pengadaan baru.
Aplikasi e-BMD (Elektronik Barang Milik Daerah) menjadi solusi untuk menjawab tantangan pengelolaan aset yang selama ini memakan waktu dan sumber daya. Melalui sistem terintegrasi, sekolah kini memiliki gambaran digital yang komprehensif mengenai kondisi aset mereka.
Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, menegaskan bahwa aset sekolah bukan sekadar barang fisik, melainkan amanah yang harus dijaga.
“Kita tidak hanya mencatat barang. Kita menjaga kepercayaan. Dengan anggaran yang terbatas, digitalisasi membuat kerja lebih efisien, lebih bersih, dan lebih transparan,” ujarnya.
Sebagai langkah pendukung, Disdik Berau telah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penataan Aset Sekolah pada 1–3 November 2025 di SM Tower Hotel. Kegiatan ini diikuti 243 peserta dari 13 kecamatan, terdiri dari kepala pengelola dan operator aset TK Negeri, SD Negeri, dan SMP Negeri.
Selama Bimtek, peserta dibekali pemahaman mulai dari prosedur pencatatan digital, mekanisme pelaporan, hingga cara integrasi data dengan sistem pemerintah daerah. Harapannya, seluruh satuan pendidikan mampu menerapkan manajemen aset yang profesional dan berbasis teknologi.
Program ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola pendidikan di Berau, sekaligus memastikan setiap aset sekolah dapat termanfaatkan dan terjaga secara optimal.(Dvn)


