BERAU – Dinas Perkebunan Berau terus mendorong peningkatan produktivitas kelapa sawit melalui program intensifikasi. Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini, menyebut produktivitas sawit saat ini sekitar 17 ton per hektare, masih bisa ditingkatkan hingga lebih dari 20 ton.
“Produktivitas sawit di Berau sebenarnya bisa ditingkatkan sesuai standar nasional,” kata Lita.
Upaya ini diharapkannya dapat meningkatkan produksi secara total serta memberi kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah.
Intensifikasi dilakukan melalui pembinaan perusahaan dan petani. Perusahaan didorong menerapkan pemupukan sesuai dosis anjuran, sementara petani diberikan edukasi cara mengakses permodalan untuk membeli pupuk dan meningkatkan hasil panen.
Meskipun pemerintah tidak memberikan bantuan pupuk untuk sawit, program pembinaan tetap berjalan. Dinas Perkebunan mendorong petani mandiri untuk mengoptimalkan hasil tanpa bergantung subsidi, sambil membuka akses kredit usaha rakyat.
Lita menambahkan, Disbun akan tetap melakukan sosialisasi, pembinaan, dan edukasi pemodalan bagi petani. Dengan cara ini, dirinya berharap para petani mampu meningkatkan hasil sawit secara berkelanjutan.
Langkah ini sejalan dengan strategi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor perkebunan sawit sebagai salah satu pilar ekonomi non-tambang di Berau, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
(Adv)


