BERAU – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau terus berupaya menekan angka pengangguran dengan memastikan keterserapan tenaga kerja lokal di berbagai sektor industri. Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah menyesuaikan kompetensi pencari kerja melalui program pelatihan yang berbasis pada kebutuhan riil perusahaan.
Kepala Disnakertrans Berau, Anang Saprani, yang akrab disapa Anang, menjelaskan bahwa pihaknya secara aktif melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan untuk mengetahui kualifikasi apa saja yang sedang dibutuhkan.
Hal ini dilakukan agar pelatihan yang diberikan oleh pemerintah daerah tepat sasaran.
“Kami melakukan komunikasi dengan perusahaan mengenai kebutuhan mereka. Jika ada kekurangan pada tenaga kerja lokal kita, misalnya di bidang operator atau mekanik, maka kami siapkan pelatihannya,” ujar Anang saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026).
Anang menambahkan, kerja sama ini juga mencakup komitmen perusahaan untuk memprioritaskan warga lokal sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.
Ia menekankan bahwa kehadiran investasi di Berau harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
Selain pelatihan teknis, Disnakertrans juga menaruh perhatian pada pentingnya sertifikasi profesi.
Menurutnya, sertifikat kompetensi menjadi senjata utama bagi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.
“Kami berharap perusahaan terus terbuka memberikan informasi lowongan kerja kepada kami, sehingga proses rekrutmen dapat terpantau dan benar-benar mendahulukan anak-anak daerah kita yang sudah memiliki skill,” pungkasnya.
Langkah kolaboratif antara pemerintah dan swasta ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kerja yang sehat dan mengurangi kesenjangan antara ketersediaan lapangan kerja dengan keahlian yang dimiliki oleh masyarakat Berau. (akti)

