Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Gunung Tabur di Kabupaten Berau berlangsung hangat setelah muncul kritik terkait ketidakhadiran sejumlah pimpinan perangkat daerah dan wakil rakyat.

Sorotan datang dari anggota DPRD Kabupaten Berau, Fery Kombong, yang menilai kehadiran kepala OPD dalam Musrenbang masih belum maksimal. Menurutnya, forum perencanaan pembangunan seharusnya dihadiri penuh oleh pihak terkait agar pembahasan program lebih efektif.

“Musrenbang ini forum penting. Kalau bisa kepala OPD diabsen supaya jelas siapa saja yang hadir,” ujarnya saat menyampaikan pandangan dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, ketegasan dari pimpinan daerah diperlukan agar seluruh perangkat daerah menempatkan Musrenbang sebagai agenda prioritas, mengingat forum ini menjadi wadah utama menampung aspirasi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut. Namun, ia menilai penerapan absensi tidak hanya berlaku bagi OPD, melainkan juga bagi anggota legislatif dari daerah pemilihan terkait.

“Kami sepakat jika ke depan kepala dinas diabsen satu per satu. Tapi anggota dewan per dapil juga perlu diabsen, karena masih ada yang tidak pernah hadir selama Musrenbang,” tegasnya.

Pernyataan tersebut memicu perhatian peserta forum, mengingat wilayah Daerah Pemilihan II mencakup Kecamatan Teluk Bayur, Kecamatan Segah, serta Kecamatan Gunung Tabur.

Pemerintah daerah berharap ke depan sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat, sehingga proses perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan aspirasi masyarakat benar-benar terakomodasi.(*)