TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mempertegas komitmennya dalam mengawal kekhusyukan ibadah masyarakat ke Tanah Suci.

Pada tahun anggaran 2026, Bupati Bulungan, Syarwani, menjelaskan jika pihaknya mengalokasi dana hibah sebesar Rp 4,06 miliar yang dikhususkan untuk memfasilitasi operasional jemaah haji dan program umrah daerah.

​Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji di Aula PLHUT Kemenag Bulungan, Senin (8/2/2026).

Langkah ini menjadi jaminan bahwa meski koordinasi kelembagaan kini berpusat di tingkat Provinsi, kehadiran pemerintah daerah bagi warga Bulungan tetap prioritas.

​Dana sebesar Rp 4,06 miliar yang bersumber dari APBD 2026 ini akan dikelola oleh Tim Koordinator Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kabupaten Bulungan. Alokasi tersebut mencakup:

​Fasilitasi Logistik: Pemberangkatan jemaah dari Bulungan menuju embarkasi hingga kepulangan.

​Kesehatan: Pendampingan tenaga medis khusus untuk memantau kondisi jemaah selama proses perjalanan.

​Bimbingan Ibadah: Pelaksanaan manasik haji tingkat kabupaten untuk memastikan kesiapan rukun ibadah jemaah.

​“Kebijakan kami tidak berubah. Sejak dulu hingga sekarang, Pemkab tetap berkomitmen memfasilitasi mulai dari manasik hingga pendampingan kepulangan. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tegas Bupati Syarwani.

Tahun ini, tercatat sebanyak 61 calon jemaah haji asal Kabupaten Bulungan yang akan diberangkatkan. Syarwani menjelaskan bahwa jumlah tersebut mengikuti skema pembagian kuota terbaru yang kini berbasis provinsi.

Meski secara angka terdapat penyesuaian, ia menjamin kualitas pelayanan tidak akan berkurang. ​Apresiasi Lewat Program Umrah Gratis ​Selain fokus pada haji, Pemkab Bulungan tetap konsisten menjalankan program Umrah Penghargaan.

Program ini diberikan kepada sosok-sosok yang berjasa dalam pembangunan mental spiritual di Bulungan, di antaranya:

​Imam Masjid dan Marbut, ​Guru Ngaji dan Tokoh Keagamaan, ​Masyarakat berprestasi di bidang keagamaan.

​”Kami menyadari antrean haji sangat panjang. Oleh karena itu, program umrah ini adalah bentuk kehadiran dan penghargaan pemerintah bagi mereka yang telah berkontribusi bagi umat,” pungkas Syarwani. (Lia)