TANJUNG SELOR – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H harga cabai di Pasar Induk Tanjung Selor melonjak tajam hingga mencapai Rp250 ribu per kilogram. Kenaikan ini dikeluhkan warga sekaligus dibenarkan oleh para pedagang.
Salah satu warga dari Kecamatan Tanjung Palas Barat, Hadi, mengaku terkejut saat mengetahui harga cabai saat berbelanja kebutuhan Lebaran.
“Saya kaget, tadi ke pasar induk harga cabai sudah Rp250 ribu per kilogram. Padahal mau beli untuk kebutuhan Lebaran,” ujarnya, Jumat (20/3).
Menurutnya, lonjakan harga tersebut cukup memberatkan, terutama bagi masyarakat yang sedang mempersiapkan kebutuhan hari raya.
Sementara itu, seorang pedagang di Pasar Induk Tanjung Selor, Sri, membenarkan tingginya harga cabai saat ini. Ia menjelaskan bahwa kenaikan terjadi karena stok yang terbatas dan berkurangnya pedagang yang menjual cabai.
“Memang sekarang Rp250 ribu per kilogram. Stoknya kurang, dan banyak pedagang tidak jual. Kondisi seperti ini juga sering terjadi saat Lebaran sebelumnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, hampir semua pedagang menjual cabai dengan harga yang sama, terutama untuk cabai lokal. Namun, harga diperkirakan akan kembali normal setelah Lebaran usai.
Kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan memang kerap terjadi, seiring meningkatnya permintaan masyarakat. (Lia)

