Samarinda — Kecamatan Samarinda Ulu menjadi wilayah dengan angka kejahatan tertinggi di Kota Samarinda menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Data tersebut terungkap dari hasil Operasi Pekat Mahakam yang digelar Polresta Samarinda.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengatakan, pemetaan kerawanan tersebut didasarkan pada jumlah kasus yang ditangani selama operasi berlangsung di 10 kecamatan.
“Dari hasil operasi, kami sudah memetakan wilayah dengan tingkat kerawanan tertinggi, terutama menjelang Idulfitri,” ujarnya dalam konferensi pers di Mako Polresta Samarinda (17/3/2026).
Berdasarkan data, Samarinda Ulu mencatat sembilan kasus, tertinggi dibanding kecamatan lainnya. Disusul Kecamatan Sungai Kunjang dan Samarinda Utara yang masing-masing mencatat tujuh kasus.
Sejumlah kecamatan lain seperti Samarinda Seberang, Samarinda Ilir, Sungai Pinang, Samarinda Kota, dan Loa Janan Ilir masing-masing mencatat empat kasus. Sementara Kecamatan Sambutan mencatat tiga kasus dan Palaran dua kasus.
Hendri menegaskan tiga wilayah dengan angka kasus tertinggi akan menjadi fokus utama pengamanan kepolisian dalam waktu dekat.
“Wilayah Samarinda Ulu, Sungai Kunjang, dan Samarinda Utara menjadi prioritas untuk peningkatan patroli dan langkah pencegahan,” katanya.
Meski demikian, pengamanan tetap dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah kota. Kepolisian akan terus mengintensifkan patroli serta upaya preventif dan preemtif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif menjelang Lebaran.(*)

