Tanjung Redeb – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Berau mulai melakukan persiapan pengamanan. Kasat Pol PP Berau, Anang Saprani, menegaskan bahwa pola pengawasan tahun ini tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, namun akan dilakukan lebih cepat dan lebih ketat terutama terkait peredaran minuman keras dan aktivitas di kawasan rawan.
Anang mengatakan pihaknya sudah mengagendakan operasi pengawasan bersama tim terpadu yang melibatkan unsur TNI, Polri, Kejaksaan, serta Polisi Militer. Tim ini nantinya akan bergerak menyisir tempat hiburan malam, lokasi keramaian, serta titik-titik yang selama ini dianggap rawan terjadinya pelanggaran.
“Kita sudah persiapkan. Nanti kita turun bersama tim terpadu untuk menyisir tempat-tempat hiburan malam dan lokasi rawan agar pelaksanaan Nataru berjalan aman,” jelasnya.
Menurut Anang, isu miras menjadi perhatian utama dalam pengamanan Nataru tahun ini. Ia menegaskan bahwa beberapa peringatan sudah sering diberikan kepada pemilik usaha agar tidak melakukan peredaran minuman beralkohol secara ilegal.
“Tempat-tempat yang biasanya ada mengonsumsi miras itu akan kita sisir. Apalagi sekarang masalah miras lagi disoroti. Kami akan lebih gercep tahun ini,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam tahun baru dengan sederhana dan tanpa alkohol.
“Kalau bisa no alcohol. Kalau kita lepas dari alkohol, dampaknya lebih luas dan bisa mengurangi potensi masalah,” ujarnya.
Terkait penggunaan petasan, Anang menyebutkan bahwa tidak ada aturan khusus di internal Satpol PP. Namun ia tetap meminta masyarakat tidak menyalakan petasan dengan daya ledak tinggi karena berbahaya.
“Kalau kembang api tidak apa-apa. Tapi petasan yang daya ledaknya tinggi mohon dihindari. Itu berisiko dan tetap akan kita awasi,” katanya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, kawasan tepian yang sering menjadi pusat keramaian saat malam pergantian tahun juga menjadi perhatian khusus. Dua titik utama, yakni Tepian Teratai dan Tepian Ahmad Yani, akan dijaga selama 24 jam.
“Itu sudah kita plotting. Anggota standby 24 jam. Malam tahun baru kita tidak tidur, mengawasi terus bersama tim,” ungkap Anang.
Posko-posko pengamanan juga akan didirikan untuk memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan.
Dengan berbagai persiapan ini, Satpol PP Berau berharap pelaksanaan Nataru dapat berlangsung aman, tertib, dan tanpa insiden berarti.(*)

