TANJUNG REDEB – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan serangkaian kegiatan sosial yang penuh kehangatan. Bertempat di kantor Kejari Berau, institusi penegak hukum tersebut menggelar aksi berbagi takjil kepada pengendara, pemberian santunan kepada santri, hingga kajian agama dan buka puasa bersama, Selasa (3/3).
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Berau, Gusti Hamdani, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial rutin tahunan. Baginya, momen ini adalah bentuk syukur dan upaya mempererat tali silaturahmi serta kepedulian terhadap sesama di bulan yang penuh berkah.
“Memasuki hari ke-14 Ramadhan ini, tentu kita sambut dengan kegembiraan. Kegiatan ini mencakup rasa kebersamaan dan kepedulian kita terhadap masyarakat,” ujarnya
Momen buka puasa bersama kali ini terasa lebih emosional bagi Gusti Hamdani. Ia mengungkapkan bahwa Ramadhan tahun ini merupakan momen terakhirnya bertugas di Kabupaten Berau sebelum berpindah tugas ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur.
Selama masa akhir jabatannya, ia ingin memberikan kenangan terbaik bagi masyarakat Berau. Ia juga berpesan bahwa esensi Ramadhan adalah momentum untuk pembinaan diri, melatih kesabaran, serta mengontrol hawa nafsu.
“Ini adalah Ramadhan terakhir saya di Berau sebelum bertugas di tempat yang baru. Saya ingin memberikan momen terbaik di akhir masa tugas ini sebagai bentuk pengabdian dan kenangan indah bersama masyarakat di sini,” tuturnya.
Kegiatan positif ini juga dihadiri oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Berau, Yudhi Perdana. Kehadirannya beserta rekan-rekan media menjadi simbol keharmonisan yang selama ini terjalin antara penegak hukum dan insan pers di Kabupaten Berau.
Yudhi Perdana memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Kejari Berau yang melibatkan wartawan dalam kegiatan sosial tersebut.(*)

