TANJUNG SELOR – Malam penuh makna mewarnai acara kenal pamit Kapolda Kalimantan Utara, di mana estafet kepemimpinan resmi berpindah dari Irjen Pol. Hary Sudwijanto kepada Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy. Acara ini tak hanya jadi ajang perpisahan, tapi juga momentum penegasan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah dan kepolisian demi menjaga stabilitas Bumi Benuanta.
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, secara langsung menyampaikan apresiasi atas dedikasi Irjen Hary selama menjabat. Ia menekankan bahwa keamanan dan ketertiban yang selama ini terjaga, tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi yang telah terbangun.
“Dedikasi Pak Hary sangat terasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kaltara. Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” ujar Zainal.
Kepada Kapolda baru, Brigjen Djati, Gubernur menitipkan harapan agar sinergi yang telah ada tak hanya dijaga, tapi terus ditingkatkan.
“Kami berharap kolaborasi antara Pemda dan Polri semakin kuat, demi Kaltara yang aman, tertib, dan sejahtera,” tambahnya.
Dalam sambutan perpisahannya, Irjen Pol. Hary Sudwijanto mengaku bahwa semua pencapaian selama masa tugasnya merupakan hasil kerja bersama. Ia menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya.
“Saya tidak bekerja sendiri. Semua karena kerja tim, dukungan pemda dan masyarakat Kaltara. Terima kasih untuk semuanya, Kaltara akan selalu di hati,” ungkap Hary penuh haru.
Sementara itu, Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy sebagai Kapolda baru menunjukkan kesiapannya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat yang sama.
“Langkah awal saya adalah menjalin koordinasi erat dengan Forkopimda dan elemen masyarakat. Sinergi itu penting, karena keamanan adalah fondasi pembangunan,” tegas Brigjen Djati.
Dengan semangat baru dan komitmen bersama, Kaltara kini melangkah ke babak baru dalam menjaga harmoni dan keamanan di wilayah perbatasan ini. (Lia)