BERAU – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, kepastian jadwal libur sekolah kembali menjadi perhatian orang tua dan peserta didik. Banyak keluarga mulai menyiapkan rencana ibadah hingga agenda mudik lebih awal, meski pemerintah belum menetapkan jadwal resmi libur awal puasa.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan nasional terkait libur sekolah pada awal Ramadan 2026. Penetapan jadwal masih menunggu hasil Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama.
“Penetapan jadwal libur awal Ramadan biasanya dilakukan setelah ada kepastian tanggal dimulainya puasa melalui Sidang Isbat,” demikian keterangan Kemendikdasmen.
Berdasarkan perkiraan kalender hijriah, 1 Ramadan 1447 H diprediksi jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Jika mengacu pada pola kebijakan sebelumnya, kegiatan belajar mengajar biasanya mengalami penyesuaian atau libur pada hari-hari pertama puasa.
Sambil menunggu keputusan pusat, sejumlah pemerintah daerah telah mencantumkan perkiraan jadwal dalam kalender pendidikan Tahun Ajaran 2025/2026. Namun, pelaksanaannya tetap menyesuaikan keputusan pemerintah.
Di Provinsi DKI Jakarta, misalnya, kalender pendidikan melalui Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor 89 Tahun 2025 memperkirakan libur awal Ramadan berlangsung pada 20–23 Februari 2026.
“Jadwal tersebut masih bersifat tentatif dan akan disesuaikan dengan penetapan resmi pemerintah,” tulis keterangan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.
Hal serupa juga tercantum dalam kalender pendidikan Jawa Tengah yang memproyeksikan awal puasa sekitar 19 Februari 2026. Meski sudah masuk perencanaan akademik, keputusan final tetap bergantung pada hasil Sidang Isbat.
Sidang Isbat akan melibatkan unsur pemerintah, ulama, dan ahli astronomi dengan memadukan metode hisab dan rukyatul hilal. Jika hilal terlihat pada 17 Februari 2026, puasa dimulai 18 Februari. Namun jika tidak terlihat, awal Ramadan kemungkinan jatuh pada 19 Februari 2026. Muhammadiyah sendiri telah menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026 melalui maklumat resminya.
Selain menunggu kepastian libur awal puasa, siswa dipastikan akan menikmati libur panjang saat Idulfitri 2026. Jadwal tersebut telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.
Berdasarkan kalender Kementerian Agama, Idulfitri diperkirakan jatuh pada 21 Maret 2026 dan berdekatan dengan Hari Suci Nyepi, sehingga menghasilkan rangkaian libur panjang.
“Rangkaian libur nasional dan cuti bersama ini memberikan kesempatan masyarakat menikmati waktu lebih panjang bersama keluarga,” demikian keterangan pemerintah dalam SKB tersebut.
Orang tua dan peserta didik diimbau terus memantau pengumuman resmi dari pemerintah maupun sekolah masing-masing agar dapat merencanakan kegiatan selama Ramadan dengan lebih matang.(*)

