TANJUNG SELOR – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di kawasan Sungai Uma, Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Selasa sore (7/4/2026).
Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya lima unit rumah warga yang sebagian besar berbahan kayu.
Api pertama kali dilaporkan muncul sekitar pukul 16.00 Wita dan dengan cepat membesar.
Kobaran api terlihat melalap bangunan rumah yang berdempetan, sehingga menyebabkan api mudah merambat ke rumah lainnya.
Dari rekaman video yang beredar, tampak warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas tiba di lokasi.
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Bulungan, Wilson Ului, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan dari warga.
“Personel sudah kami kerahkan ke lokasi dengan membawa dua unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan,” ujar Wilson.
Ia menjelaskan, proses pemadaman sempat menghadapi kendala, terutama jarak tempuh menuju lokasi kebakaran yang cukup jauh dari pusat kota Tanjung Selor. Perjalanan menuju lokasi bahkan memakan waktu lebih dari satu jam.
“Meskipun ada kendala jarak dan akses, namun tim di lapangan berhasil mengatasinya dan api dapat dipadamkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bulungan melalui Ps. Kasi Pidm Humas Aipda Hadi Purnomo, menyampaikan bahwa api pertama kali muncul dari rumah milik seorang warga bernama Verra.
Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 16.30 Wita terlihat asap tebal keluar dari bagian belakang dapur rumah.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di bagian plafon dapur, yang kemudian dengan cepat menjalar ke bagian belakang rumah dan merembet ke rumah warga lainnya.
Adapun lima rumah yang terbakar diketahui milik Ngau (45), Alfius, Jainudin, Bisam, dan Aris, yang seluruhnya merupakan warga Sungai Uma, Desa Pimping.
Upaya pemadaman melibatkan berbagai pihak, mulai dari masyarakat setempat, personel Polsek Tanjung Palas Utara, Koramil, hingga tim Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah dilakukan penanganan bersama.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat seluruh bangunan yang terbakar mengalami kerusakan total.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah aman dan terkendali. (Lia)

