TANJUNG REDEB – Suasana dini hari di sejumlah pangkalan ojek online di Tanjung Redeb terasa berbeda pada malam ke-26 Ramadan. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turun langsung menemui para pengemudi ojek online (ojol) dan membagikan paket sahur serta bingkisan sebagai bentuk kepedulian kepada para pekerja transportasi daring tersebut, Minggu (15/03/2026).
Kegiatan sahur on the road ini menyasar tiga titik pangkalan ojol di wilayah Tanjung Redeb, yakni di Jalan Mangga II, Jalan S.A Maulana, serta di Jalan Raja Alam II tepat di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Sebanyak 119 pengemudi ojol menerima paket sahur dan bingkisan yang dibagikan langsung oleh Sri Juniarsih. Para pengemudi tersebut berasal dari berbagai layanan transportasi daring, seperti Gojek, Grab, hingga Maxim.
Sri Juniarsih mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pengemudi ojol yang tetap bekerja keras meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
Menurutnya, para driver ojol merupakan bagian dari masyarakat yang berjuang setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Saya ingin menyapa langsung para pejuang rupiah ini. Di bulan Ramadan ini kita ingin sedikit berbagi sekaligus memberi semangat kepada mereka yang tetap bekerja mencari nafkah,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga mengaku cukup terkejut melihat jumlah pengemudi ojol yang terus bertambah di Berau. Bahkan, dalam kesempatan tersebut ia juga bertemu dengan beberapa pengemudi perempuan yang turut menggantungkan penghasilan dari profesi tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, para pengemudi tidak hanya menerima paket sahur, tetapi juga bingkisan sembako untuk membantu kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Meski bantuan yang diberikan tidak dalam jumlah besar, Sri Juniarsih berharap hal tersebut dapat menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah kepada pekerja sektor informal.
“Memang tidak banyak yang bisa kami berikan, tapi ini sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan dengan mereka yang setiap hari bekerja di jalan,” katanya.
Selain berbagi sahur, Sri Juniarsih juga menyempatkan diri berbincang dengan sejumlah pengemudi. Dalam dialog singkat itu, para driver menyampaikan beberapa keluhan yang mereka hadapi saat bekerja.
Salah satu yang disampaikan adalah mulai sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), yang menjadi kebutuhan utama bagi para pengemudi ojol untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menanggapi hal tersebut, Sri Juniarsih menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar persoalan tersebut dapat segera dicarikan solusi.
“Kami akan komunikasikan dengan pihak yang memiliki kewenangan. Mudah-mudahan para pengemudi ojol bisa mendapatkan kemudahan dalam memperoleh BBM, karena itu sangat penting bagi pekerjaan mereka,” jelasnya.
Ia berharap para pengemudi ojol di Berau tetap semangat bekerja dan dapat menjalankan aktivitas dengan lancar, terutama dalam memenuhi kebutuhan keluarga di tengah momentum Ramadan hingga menjelang Idulfitri.(SC)

