TANJUNG REDEB – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, kondisi operasional di Bandara Kalimarau, Berau, terpantau aman dan lancar. Hal tersebut disampaikan Kepala Bandara Kalimarau Berau, Patah Atabri, saat memberikan keterangan terkait situasi terkini angkutan Lebaran.
Ia menjelaskan, sejak dimulainya periode angkutan Lebaran pada 13 Maret 2026 hingga menjelang puncak arus mudik, seluruh aktivitas penerbangan berjalan tanpa hambatan.
“Alhamdulillah, sampai periode angkutan Lebaran 2026 ini, dari tanggal 13 kemarin hingga puncaknya saat ini, semuanya berjalan lancar dan aman. Penumpang juga nyaman, dan tidak ada kendala dalam penerbangan,” ujarnya.
Namun demikian, tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik menggunakan transportasi udara berdampak pada ketersediaan tiket. Sejumlah rute favorit dilaporkan telah habis terjual.
Rute-rute seperti Berau–Jakarta, Berau–Surabaya, termasuk penerbangan dengan transit di Balikpapan, seluruhnya dalam kondisi penuh. Bahkan, untuk rute Berau–Balikpapan sendiri juga mengalami hal serupa.
“Untuk periode arus mudik ini, hampir semua penerbangan keluar dari Berau sudah sold out,” tambahnya.
Dibandingkan dengan periode angkutan Lebaran tahun sebelumnya, jumlah penumpang tahun ini mengalami peningkatan, meskipun tidak terlalu signifikan. Menariknya, lonjakan penumpang tidak hanya terjadi pada kelas ekonomi, tetapi juga pada kelas bisnis.
Hal ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi udara sebagai pilihan utama dalam perjalanan mudik Lebaran tahun ini. (fp*)

