MARATUA – Akses pendidikan anak usia dini di wilayah kepulauan kembali menjadi perhatian dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Maratua. Pemerintah kecamatan menilai kebutuhan Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri sudah mendesak guna memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan dasar yang merata.

 

Camat Maratua Ariyanto menyampaikan, hingga kini ketersediaan fasilitas pendidikan prasekolah masih sangat terbatas. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat harus menyesuaikan diri dengan sarana yang belum memadai.

 

Ia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan mengusulkan penyediaan lahan sebagai langkah awal pembangunan TK Negeri di wilayahnya. Menurutnya, pendidikan usia dini memiliki peran krusial dalam membentuk karakter serta kesiapan belajar sebelum anak memasuki sekolah dasar.

 

“Pembangunan TK Negeri menjadi kebutuhan mendesak. Anak-anak di Maratua harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan sejak dini dengan fasilitas yang layak,” jelas Ariyanto saat menyampaikan laporan Musrenbang, Rabu (11/2/2026).

 

Selain untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, keberadaan TK Negeri juga dipandang sebagai upaya pemerataan layanan dasar di daerah kepulauan. Selama ini, orang tua di beberapa kampung masih menghadapi keterbatasan pilihan pendidikan bagi anak usia dini.

 

Tak hanya fokus pada pembangunan gedung sekolah, pemerintah kecamatan juga menyoroti pentingnya fasilitas pendukung bagi tenaga pendidik. Perbaikan rumah dinas guru serta penyediaan sarana operasional dinilai sangat diperlukan untuk menunjang kualitas pembelajaran.

 

Ariyanto menilai peningkatan mutu pendidikan tidak bisa dilepaskan dari dukungan sarana dan kenyamanan bagi para guru. Ia berharap kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan tahun mendatang.

 

Dengan adanya TK Negeri yang representatif, pemerintah kecamatan optimistis kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan dapat meningkat sejak tahap pendidikan paling awal.(*)