TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berencana melakukan penataan ulang Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) setelah perayaan Lebaran. Penertiban ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan pasar yang pernah meraih predikat pasar tradisional terbaik tingkat nasional pada 2019 itu perlu kembali dikelola dengan lebih baik. Menurutnya, berbagai fasilitas yang telah dibangun pemerintah harus dimanfaatkan secara maksimal.
Salah satu fasilitas yang kembali menjadi perhatian adalah sistem portal parkir elektronik yang sebelumnya sempat tidak difungsikan karena adanya penolakan dari sebagian masyarakat.
“Dulu mungkin ada fasilitas seperti portal parkir elektronik yang belum bisa diterima oleh masyarakat. Tapi sekarang akan kita benahi lagi supaya bisa difungsikan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Sri Juniarsih menilai pengelolaan pasar perlu mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam penerapan sistem yang lebih modern dan tertata.
“Sekarang ini kita sudah berada di era digital, jadi pengelolaan pasar juga harus menyesuaikan dengan perkembangan tersebut,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti aktivitas pasar subuh yang dinilai kerap berlangsung terlalu lama. Padahal, menurutnya aktivitas tersebut seharusnya hanya berlangsung pada waktu tertentu.
“Pasar subuh itu sebenarnya hanya sampai pagi saja. Setelah subuh kegiatan sudah berjalan dan paling lambat sekitar pukul delapan pagi semuanya harus sudah dirapikan,” jelasnya.
Penggunaan area parkir oleh pedagang untuk berjualan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Sri Juniarsih menilai kondisi tersebut masih dapat dimaklumi jika hanya bersifat sementara, misalnya saat momentum Ramadan.
“Kalau hanya sementara tidak masalah, apalagi saat Ramadan memang aktivitas jual beli meningkat. Tapi setelah itu harus kembali sesuai fungsinya,” tegasnya.
Ia juga meminta kepala UPT Pasar Sanggam Adji Dilayas yang baru dilantik agar lebih serius dalam mengawasi pengelolaan pasar, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Saya ingin pasar ini terlihat rapi dan bersih. Sampah jangan sampai menumpuk, harus segera dibersihkan supaya masyarakat juga merasa nyaman,” pungkasnya.
Melalui penataan yang akan dilakukan setelah Lebaran, pemerintah daerah berharap Pasar Sanggam Adji Dilayas dapat kembali menjadi pusat perdagangan yang tertib sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Berau.(*)

