Berau – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, menargetkan perbaikan tata kelola disetiap layanan kesehatan menjadi target utama yang akan dicapai pada tahun 2026 untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat disetiap wilayah khususnya di perkampungan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Berau, Lamlay Sarie. Dia menyampaikan tata kelola tersebut meliputi pelayanan Puskesmas dan Rumah Sakit. Sebab pada tahun depan, setiap Puskesmas dan Rumah Sakit akan berubah jadi BLUD.

“Tata kelola itu misalkan setiap bidang itu merepres lagi pemahamannya tentang regulasi yang berkenaan dengan tufoksinya, (Tugas Pokok dan Fungsi), ” ucapanya, Selasa (25/11/2025).

Selain itu, khusus untuk meningkatkan kompetensi setiap bidang dilayanan kesehatan di Kampung, Lamlay menyebut pelatihan atau workshop, tetap menjadi sekala prioritas dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Pelatihan atau workshop itu sebagai kegiatan tahunan, yang kami harus lakukan,” tuturnya.

Secara spesifik, lamlay menyampaikan pelatih tersebut untuk wilayah tenang administrasi meliput, mengupdate pengetahuan, pemahaman, dan pengetahuan di aplikasi IBMD untuk petugas aset. Kemudian juga ada pertemuan terkait tata pengelolaan keuangan.

Sedangkan untuk tanga medis, meliputi update pemahaman Basic Trauma Cardice Life Support (BTCLS), pelatihan Advance Cardice Life Support (ACLS),kemudian Arthropalance, dan workshop untuk analis lab.

“Itu akan dijalankan, sebagai peningkatan SDM termasuk layanan kesehatan di kampung,”benernya.

Dia pun berharap, walaupun ada rencana pemangkasan anggaran disetiap daerah, program tersebut mudah-mudahan tidak terganggu. Sebab Layanan kesehatan sangat krusial bagi masyarakat.

“Somoga ini tidak terpengaruh dengan rencana pusat mamangkas anggaran, kita akan upayakan tetap berjalan,” pungkasnya. (Sigit/Adv)