SAMARINDA – Proses penerimaan anggota Polri tahun 2026 di wilayah Samarinda mulai memasuki tahap pemeriksaan administrasi. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai jalur seleksi, mulai dari Taruna Akpol, Bintara hingga Tamtama.

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polresta Samarinda, Kompol Jamhari, menjelaskan bahwa tahapan ini merupakan bagian dari proses seleksi terpadu yang dilaksanakan secara serentak.

“Pada hari ini, kita sedang melaksanakan pemeriksaan administrasi penerimaan Polri terpadu, yaitu Taruna-Taruni Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri untuk tahun 2026,” ujarnya. Sabtu(4/4/2026)

Sebelum memasuki tahap pemeriksaan, seluruh peserta juga mengikuti penandatanganan pakta integritas bersama jajaran Polda Kalimantan Timur sebagai bentuk komitmen pelaksanaan seleksi yang bersih dan transparan.

“Dari pagi, kita baru saja mengikuti secara bersama penandatanganan fakta integritas dengan Polda Kaltim,” tambahnya.

Dari data yang dihimpun panitia, jumlah pendaftar mencapai 325 orang. Namun setelah melalui proses verifikasi awal, sebanyak 294 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan pemeriksaan administrasi.

“Jumlah keseluruhan yang terverifikasi ada 294 orang, sedangkan yang mendaftar seluruhnya 325 orang,” jelas Jamhari.

Ia merinci, peserta yang mengikuti seleksi terdiri dari 16 orang jalur Taruna Akpol, 272 orang jalur Bintara, dan 6 orang jalur Tamtama.

“Dengan rincian daftar Akpol 16 orang, Bintara 272 orang, dan Tamtama 6 orang,” katanya.

Tahapan pemeriksaan administrasi ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan pembagian waktu sesuai jalur seleksi masing-masing.

“Kegiatan kita lakukan sampai dengan selesainya pelaksanaan pemeriksaan administrasi untuk Akpol sampai dengan tanggal 4, kemudian untuk Bintara sampai dengan tanggal 8, dan Tamtama sampai dengan tanggal 12,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di Polresta Samarinda dengan pengawasan ketat dari panitia guna memastikan proses seleksi berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

“Ini kita laksanakan setiap hari di Polresta Samarinda,” pungkasnya.