TANJUNG REDEB – Diketahui, laporan masuk ke BPBD Berau tentang adanya anak hilang di perairan Sungai Kelay baru masuk pada Kamis (28/8/2025) sore. Sedangkan kejadiannya pada Rabu (27/8/2025) sore. Ada selang sehari sampai akhirnya hal ini terungkap.
“Awalnya itu warga sekitar kejadian yang melihat ada baju dan sandal korban. Kemudian menanyakan ke teman-teman korban baru ketahuan adanya anak tenggelam,” beber Lurah Karang Ambun, Muliana, ditemui Jumat (29/8/2025) siang di lokasi pencarian.
Diungkapkannya, setelah mendapati rumah teman korban sepermainan, pihak kelurahan mendatangi rumah kedua teman korban untuk menanyakan kejadian itu.
“Tapi kedua temannya yang ikut berenang itu masih kecil, usia SD, jadi mungkin mereka takut bercerita. Tapi setelah pendekatan akhirnya kedua temannya mau menceritakan kejadian itu,” tambahnya.
Diketahui, korban merupakan warga yang baru pindah ke Kelurahan Karang Ambun bersama sang ibu yang mencari pekerjaan. Sebelumnya, korban berdomisili di Kecamatan Sambaliung jika merujuk pada KTP si ibu.
Pihak kelurahan menggandeng Relawan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) Kelurahan Karang Ambun, Perlindungan Anak Terpadu, dan RT semuanya dilibatkan.
“Setelah dapat informasi itu, kami langsung melakukan koordinasi, sudah dilakukan pencarian secara mandiri bersama keluarga dan relawan. Kami terus mengiringi proses pencarian ini,” tutupnya. (mel)