BERAU – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau aktif membina sanggar tari dan komunitas seni di empat kecamatan, termasuk Tanjung Redep, Gunung Tabur, dan Sambaliung.
Hal tersebut dikemukakan oleh Nurjatiah, Kepala Bidang (Kabid) Bidang Usaha Jasa dan Pariwisata Disbudpar Berau. Dirinya menyebut komunitas ini menjadi pusat pengembangan seni pertunjukan, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang unik.
Sehingganya Disbudpar Berau telah beberapa kali melakukan pendampingan yang mencakup pelatihan SDM, penyediaan sarana latihan, hingga event-event budaya. Keberadaan komunitas yang aktif membuat pelatihan dan pendampingan lebih efektif.
“Kami ingin generasi muda memiliki tempat untuk berkarya dan menampilkan kreativitas mereka,” tambah Nurjatiah.
Sarana yang memadai, kata Nurjatiah, akan meningkatkan antusiasme anak muda. Menurutnya para pemuda ingin tampil dan bersaing, jadi perlu dukungan penuh dari pemerintah.
Program pengembangan ini, diharapkan seni pertunjukan Berau tidak hanya lestari, tapi juga menjadi sektor ekonomi kreatif yang menguntungkan.
Adv


