BERAU – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, ketersediaan tiket pesawat dari Berau dilaporkan telah habis bahkan sebelum periode puncak dimulai. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat yang kesulitan mendapatkan tiket untuk bepergian ke luar daerah.
Kepala Bandara Kalimarau Berau, Patah Atabri, menjelaskan bahwa lonjakan permintaan tiket sudah terjadi sejak awal Maret. Bahkan, untuk periode keberangkatan 13 hingga 20 Maret 2026, seluruh kursi penerbangan dari Berau telah terjual habis.
“Memang dari awal Maret tiket untuk tanggal 13 sampai 20 itu sudah sold out. Diperkirakan puncaknya terjadi pada 19 Maret,” ujarnya Rabu (18/03/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, maskapai telah menambah penerbangan melalui skema extra flight. Namun, tingginya minat masyarakat membuat tambahan kursi tersebut tetap tidak mampu memenuhi kebutuhan.
“Extra flight sudah dibuka, tapi ternyata juga langsung penuh. Jadi memang belum mencukupi,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi ini terutama terjadi pada penerbangan keluar dari Berau (one way) yang seluruhnya sudah terisi penuh. Sementara itu, penerbangan masuk ke Berau masih memiliki ketersediaan kursi yang relatif longgar.
Terkait tingginya harga tiket, Patah Atabri menegaskan bahwa tarif penerbangan kelas ekonomi domestik telah diatur pemerintah melalui batas atas dan batas bawah. Untuk rute Berau–Jakarta, tarif batas atas berkisar Rp2,4 juta untuk layanan full service. Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket pada periode 14 hingga 29 Maret 2026 untuk penerbangan tertentu.
“Kalau harga tiket ekonomi domestik itu sudah ada regulasinya. Tapi untuk kelas bisnis, itu menjadi kewenangan masing-masing maskapai,” tambahnya.
Sebagai bahan evaluasi ke depan, pihak bandara mengimbau masyarakat agar melakukan pemesanan tiket lebih awal, khususnya saat menghadapi periode peak season seperti hari raya keagamaan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk booking tiket jauh-jauh hari. Kalau sudah penuh sejak awal, biasanya maskapai akan mempertimbangkan penambahan extra flight,” terangnya.
Hingga saat ini, belum ada penambahan rute maupun maskapai baru. Keterbatasan kursi penerbangan dari Berau pun masih menjadi tantangan utama menjelang puncak arus mudik Lebaran tahun ini. (fp*)

