Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau tengah melakukan koordinasi untuk mengatasi kekurangan tenaga bidan di Kampung Inaran. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Berau, Gamalis, saat dimintai tanggapan terkait keluhan masyarakat akan keterbatasan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Gamalis mengatakan, persoalan kekurangan bidan sudah dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Berau. Saat ini, upaya-upaya penanganan sedang dilakukan oleh instansi teknis.

“Sudah kita koordinasikan dengan Kepala Dinas Kesehatan, Ibu Lamlay. Sekarang ini sedang dilakukan upaya-upaya, mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, teknis pengelolaan dan penempatan bidan nantinya masih akan dibahas lebih lanjut oleh Dinas Kesehatan, termasuk kemungkinan melalui program pemerintah pusat.

“Kalau untuk pengelolaan bidan seperti program pusat, itu memang ranahnya Dinas Kesehatan. Termasuk yang di daerah tepian juga melalui program pusat,” jelasnya.

Namun demikian, Gamalis mengaku belum bisa memastikan apakah mekanisme pengajuan melalui program pusat tersebut dapat digunakan untuk pengadaan bidan di Kampung Inaran. Pasalnya, hingga saat ini ia belum mendapatkan pembaruan informasi secara detail terkait teknis pelaksanaannya.

“Saya belum update betul, jadi belum berani menjawab. Takutnya informasi yang saya sampaikan setengah-setengah, karena yang mengelola teknis itu Dinas Kesehatan,” pungkasnya. (*)