Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong UMKM lokal naik kelas. Dalam sebuah kegiatan yang menampilkan batik, kerajinan tangan, dan olahan makanan UMKM Berau, Bupati menyampaikan apresiasi sekaligus dorongan kuat agar pelaku usaha mulai fokus pada kemasan atau packaging produk.
Bupati mengatakan, banyak produk UMKM Berau yang secara kualitas sudah meningkat dibandingkan beberapa waktu lalu. Namun ia menilai, peningkatan kualitas harus dibarengi dengan kemasan yang lebih profesional.
“Dalam menjual sebuah produk, kita harus sesempurna mungkin untuk packaging. Kalau packaging-nya bagus, pasti akan mahal. Ada rupa, ada harga,” ujarnya.
Menurutnya, kemasan yang menarik adalah faktor utama yang membuat pembeli tertarik sebelum mencicipi atau mencoba produk. Ia mencontohkan produk sambal dan makanan olahan yang sebaiknya menggunakan kemasan botol kaca agar dapat diterima di supermarket hingga pasar nasional dan internasional.
Bupati juga menyinggung pengalaman sebuah produk UMKM dari Kecamatan Pulau Derawan yang sempat dicicipi langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan serta seorang duta besar. Produk itu diakui enak, namun catatan terbesarnya tetap pada soal kemasan.
“Packaging itu harus sempurna. Karena pembeli bukan hanya dari Berau, tetapi banyak yang datang dari luar. Apalagi kita adalah daerah wisata,” katanya.
Bupati menegaskan, untuk membuat produk semakin bernilai, kemasan premium adalah langkah yang tidak bisa ditawar. Ia mencontohkan produk gula merah khas Berau yang kemasannya sudah bagus menggunakan daun, namun masih perlu kerapian dan peningkatan standar.
“Sambal harus pakai kaca atau kaleng. Gula merah harus lebih rapi. Kita bantu, tetapi pelaku UMKM juga harus siap menaikkan kualitas,” tegasnya.
Tak hanya itu, Bupati meminta Diskoperindag berkomunikasi dengan pemilik supermarket dan minimarket agar produk UMKM Berau bisa masuk ke rak-rak penjualan modern tersebut.
“Kita ebi terbaik, kita terasi terbaik. Produk kita layak diterima di supermarket. Tinggal packaging-nya yang harus dikuatkan,” pungkasnya.
Ia mengingatkan bahwa UMKM harus membuat produk dengan sepenuh hati. Jika kemasan dan kualitas rasa selaras, maka produk Berau akan mampu bersaing dan menjadi pilihan pasar, baik secara lokal maupun nasional. (dvn)


