Tanjung Redeb – Pengembangan kawasan Air Panas Pamapak dinilai perlu mendapat perhatian lebih sebagai bagian dari upaya meningkatkan sektor pariwisata berbasis riset dan edukasi di Kabupaten Berau.
Keberadaan geopark dinilai mampu menarik kunjungan ilmuwan, peneliti, serta wisatawan minat khusus ke daerah ini.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti dan meningkatkan pengelolaan potensi geopark yang ada, termasuk Air Panas Pamapak. Ia menegaskan bahwa pengembangan geopark tidak hanya berdampak pada pariwisata, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Dengan adanya geopark, akan banyak tamu yang datang ke Berau,” ujar Sri Juniarsih.
Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata, termasuk geopark, merupakan tanggung jawab seluruh OPD, bukan hanya dinas teknis tertentu. Hal ini juga sejalan dengan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar seluruh perangkat daerah terlibat dalam mendukung sektor pariwisata.
Di tengah keterbatasan anggaran, Bupati mendorong OPD untuk lebih inovatif dan kreatif dalam mengelola dan mempromosikan potensi daerah. Menurutnya, Berau memiliki kekayaan alam yang sangat menarik untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan.
Penguatan geopark, lanjutnya, diharapkan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Berau 2025–2029, yakni mewujudkan Berau yang maju, unggul, berkelanjutan, makmur, dan sejahtera, dengan pariwisata sebagai salah satu sektor penggerak ekonomi daerah.

