TANJUNG REDEB – Workshop acrylic painting yang digelar di Gavaria (Galeri Anak Varia), Jalan Durian III, Minggu (15/2/2026), sukses menarik perhatian warga, terutama peserta pemula yang ingin mencoba pengalaman melukis untuk pertama kalinya.

Workshop ini dinilai terjangkau, dengan biaya Rp100 ribu, peserta sudah mendapatkan alat, kertas A3, hingga snack.

Mentor workshop, Alfi Azhimaturrahmah, mengatakan cat akrilik dipilih karena lebih mudah didapat di Berau dibanding cat gouache. Namun, ia mengakui akrilik memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi pemula.

“Kalau akrilik cepat kering, jadi kita harus cepat waktu blending atau bikin gradasi. Beda dengan gouache yang bisa aktif lagi kalau ditambah air,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (16/2/2026).

Menurut Alfi, teknik dasar yang wajib dikuasai pemula adalah pencampuran warna dan sketsa. Kesalahan yang sering terjadi biasanya pada pencampuran warna tanpa mempertimbangkan warm tone dan cold tone, serta gelap terang atau bayangan.

Ia juga menekankan bahwa melukis tidak harus selalu mengejar hasil sempurna. Bagi Alfi, seni seharusnya menjadi ruang yang membuat orang merasa bahagia, bukan terbebani.

“Seni itu bebas. Harusnya membuat kita happy. Jangan membandingkan karya kita dengan karya orang lain,” katanya.

Salah satu peserta workshop, Mira, mengaku tertarik karena melihat flyer yang tampak menarik dan hasil lukisan yang estetik. Ia juga menilai kegiatan ini cocok untuk pemula.

“Kesan pertama saya, cat akrilik itu warnanya lebih keluar dan tegas dibanding watercolor. Cepat kering juga, jadi menantang. Tapi justru itu yang bikin seru,” ujarnya.

Peserta tersebut mengaku akan merekomendasikan workshop serupa kepada teman atau keluarga karena selain menambah skill, kegiatan ini juga cocok untuk healing dan quality time.

“Workshop ini jadi kegiatan healing yang menyenangkan. Tempatnya nyaman, fasilitas lengkap, dan hasil lukisannya bisa dibawa pulang. Cocok banget buat isi waktu luang bareng teman,” tutupnya. (atrf)