SAMARINDA — Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur. Kali ini, terdapat tiga titik kebakaran yang berada di RT 13, RT 15, dan RT 10.
Kebakaran di RT 13 dan RT 10 menjadi perhatian karena titik api berada cukup dekat dengan permukiman warga.
Dwi Haryani mengatakan, kebakaran kali ini menjadi salah satu kejadian terbesar yang terjadi di wilayah Mugirejo.
“Kalau yang ini berapa ya? Delapan,” kata Dwi saat ditanya mengenai sudah berapa kali kebakaran terjadi di kawasan tersebut (Rabu(23/9/2026).
Menurut Dwi, petugas dan relawan masih melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik.
Salah satunya berada di Gang Muklis, RT 10. Pemadaman di lokasi tersebut masih dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sementara di RT 13, upaya pemadaman dilakukan oleh para relawan.
“Masih, yang di Gang Muklis, RT 10 masih ada upaya pemadaman dari BPBD. Untuk di sini, di RT 13, dari para relawan, dan ini masih menunggu dan ditambahkan,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran masih terus dilakukan, terutama pada titik yang berada di sekitar permukiman.
Dwi menyebut, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Dugaan mengenai adanya aktivitas masyarakat yang sengaja membakar lahan juga belum dapat dipastikan.
“Itu belum tahu pasti, asalnya dari mana,” katanya.
Kebakaran di tiga titik tersebut menambah daftar kejadian kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Mugirejo.
Dengan adanya titik api yang berada dekat permukiman, upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api meluas dan mengancam rumah warga.
Petugas BPBD bersama relawan masih berada di lapangan untuk melakukan penanganan terhadap titik api yang belum sepenuhnya padam.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran di RT 13, RT 15, dan RT 10 masih belum diketahui.

