KUTAI KARTANEGARA — Persoalan di Jembatan yang menghubungkan Desa Anggana dan Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, mulai dituntaskan.

 

Sebelumnya, jembatan tersebut sempat menjadi perhatian menyusul kerusakan portal akibat ditabrak truk pengangkut material yang memaksa melintas. Selain itu, kondisi lampu penerangan jembatan yang sempat mati juga dikeluhkan.

 

Kepala Desa Kutai Lama, H. Rizal, mengatakan kerusakan portal yang ditabrak truk tersebut kini sudah diperbaiki.

 

Perbaikan dilakukan oleh perusahaan pemilik truk yang sebelumnya melintas dan menyebabkan portal mengalami kerusakan.

 

“Untuk portal yang ditabrak truk sudah diperbaiki oleh perusahaan pemilik truk,” kata Rizal. Minggu (27/9/2026).

 

Menurutnya, perbaikan tersebut menjadi bentuk tanggung jawab atas kerusakan fasilitas yang terjadi akibat aktivitas kendaraan pengangkut material.

 

Sementara itu, persoalan penerangan jembatan juga telah mendapat penanganan.

 

Camat Anggana, Rokip, mengatakan lampu penerangan di jembatan yang sebelumnya mati kini sudah diperbaiki dan kembali mendapat perhatian untuk menunjang keamanan pengguna jalan.

 

“Untuk lampu jembatan sudah diperbaiki,” ujar Rokip.

 

Dengan diperbaikinya portal dan lampu penerangan, sejumlah persoalan yang sebelumnya menjadi perhatian di Jembatan Anggana-Kutai Lama kini mulai terselesaikan.

 

Keberadaan jembatan tersebut menjadi penting bagi mobilitas masyarakat karena menghubungkan kawasan Desa Anggana dan Desa Kutai Lama serta digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

 

Pemerintah desa dan kecamatan diharapkan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi fasilitas jembatan, termasuk penerangan dan perlengkapan keselamatan lainnya, agar tidak kembali mengganggu aktivitas masyarakat.

 

Perbaikan tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kepatuhan kendaraan pengangkut material terhadap ketentuan penggunaan jembatan, khususnya terkait pembatasan kendaraan dan keberadaan portal sebagai bagian dari pengamanan fasilitas.