SAMARINDA, — Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (27/10/2026).
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan perusahaan sekitar pukul 08.30 Wita. Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas korban dan mendalami penyebab kematiannya.
Penemuan itu bermula ketika petugas keamanan PT Orimba Alam Kreasi, Totok, sedang berjaga di pos pengamanan. Saat memandang ke arah sungai, ia melihat benda menyerupai tubuh manusia mengapung di permukaan air.
Merasa curiga, Totok segera menghubungi posko untuk melaporkan temuannya. Sejumlah petugas kemudian mendatangi lokasi guna membantu proses evakuasi.
“Memang kelihatan seperti mayat, jadi saya langsung menghubungi posko,” kata Totok.
Saat ditemukan, tubuh korban berada sekitar 10 meter dari tepian sungai dalam posisi tertelungkup. Petugas kemudian menggunakan tali untuk menarik jenazah ke pinggir sungai sebelum proses evakuasi dilanjutkan.
Totok menduga jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan berdasarkan pakaian yang dikenakan. Namun, ia mengaku tidak mengetahui identitas maupun asal-usul korban.
Polisi Dalami Informasi Korban Diduga ODGJ
Pamapta III Polresta Samarinda, Aiptu Joko Wahyudi, membenarkan penemuan jenazah tersebut. Menurut dia, kepolisian menerima informasi awal dari masyarakat mengenai keberadaan mayat sekitar pukul 08.00 Wita.
Dari keterangan sementara sejumlah warga, korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap terlihat berkeliaran di kawasan tersebut.
Meski demikian, polisi belum memastikan kebenaran informasi itu. Keterangan warga masih menjadi petunjuk awal yang perlu ditelusuri untuk mengungkap identitas korban.
“Dari keterangan warga, ada yang menyebut korban merupakan ODGJ yang sering berkeliaran di daerah itu. Namun, kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitasnya,” jelas Joko.
Polisi juga menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang yang berkaitan dengan penemuan jenazah tersebut. Langkah ini dilakukan untuk membantu memastikan identitas perempuan yang ditemukan di sungai.
Jenazah Dibawa ke RSUD AWS Samarinda
Setelah dievakuasi dari Sungai Mahakam, jenazah dibawa ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pemeriksaan diperlukan untuk membantu proses identifikasi sekaligus mendalami penyebab kematian korban.
Hingga berita ini ditulis, identitas perempuan tersebut belum diketahui. Polisi juga belum menyimpulkan apakah kematian korban berkaitan dengan kecelakaan, kondisi tertentu, atau faktor lainnya.
Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri informasi di lapangan untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.

