Samarinda – Aksi pembacokan yang dilakukan dua pria tak dikenal di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, terekam kamera pengawas atau CCTV. Dalam peristiwa ini, dua orang menjadi korban dan mengalami luka serius hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Peristiwa terjadi di kawasan Jalan Gajah Mada, Samarinda, Rabu malam. Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, dua pelaku terlihat mendatangi sebuah gedung sambil membawa senjata tajam.
Dalam rekaman tersebut, pelaku sempat memanggil korban yang berada di dalam gedung. Saat korban keluar, pelaku secara tiba-tiba langsung melakukan penyerangan brutal dengan cara membacok bagian tubuh hingga kepala korban.
Setelah melakukan aksi kekerasan tersebut, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Aksi cepat tersebut membuat warga sekitar tidak sempat memberikan pertolongan sebelum korban mengalami luka cukup parah.
Menurut keterangan saksi mata, korban diketahui berprofesi sebagai juru parkir yang biasa beraktivitas tidak jauh dari lokasi kejadian. Serangan tersebut diduga sudah direncanakan, mengingat pelaku datang dengan membawa senjata tajam dan langsung menyerang saat korban keluar.
“Korban dipanggil keluar, begitu keluar langsung diserang. Kejadiannya cepat sekali,” ujar Zidan, saksi mata di lokasi. Rabu Malam (1/4/2026)
Akibat peristiwa ini, kedua korban mengalami luka serius dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polresta Samarinda telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV dan keterangan para saksi.
Petugas juga tengah memburu kedua pelaku yang hingga kini masih dalam pelarian. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Mohon dukungan masyarakat jika mengetahui informasi terkait kejadian ini,” ujar Aiptu Joko Wahyudi, Pamapta III Polresta Samarinda.
Hingga saat ini, motif pembacokan masih didalami oleh pihak kepolisian. Sementara situasi di sekitar lokasi kejadian telah kembali kondusif meski warga masih merasa khawatir atas insiden tersebut.
“Kami pastikan pelaku akan terus kami kejar hingga tertangkap, dan proses hukum akan ditegakkan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Aiptu Joko Wahyudi.

