Samarinda – Polisi Sektor (Polsek) Kecamatan Sungai Pinang bergerak cepat dalam mengungkap kasus pembuangan bayi, yang ditemukan di parit Jalan Gerilya Gang Mandiri RT 110, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda.
Kurang dari satu jam setelah penemuan bayi tersebut, polisi berhasil mengamankan ibu kandungnya.
Untuk diketahui bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan warga, pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 06.00 WITA.
Tak lama berselang, aparat Polsek Sungai Pinang berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga kuat sebagai pelaku pembuangan bayi.
Dalam keteranganya, Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksaruddin Adam, mengatakan bahwa perempuan tersebut diamankan tidak jauh dari lokasi tempat bayi ditemukan.
Berdasarkan data awal, terduga pelaku berusia sekitar 32 tahun dan kini berstatus janda.
“Kurang lebih satu jam setelah kejadian, kami berhasil mengamankan ibu yang membuang bayi tersebut. Lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Aksaruddin juga menegaskan, pengungkapan cepat ini tidak lepas dari laporan dan informasi warga yang segera diteruskan kepada pihak kepolisian.
Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan penelusuran di sekitar lokasi.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung bergerak. Alhamdulillah, kondisi bayi dalam keadaan sehat dan saat ini sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit,” katanya.
Meski bayi berhasil diselamatkan, kepolisian masih mendalami motif di balik tindakan pembuangan tersebut.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap ibu kandung bayi akan dilakukan untuk mengungkap latar belakang dan alasan perbuatannya.
“Terkait motif dan alasan mengapa bayi ini dibuang, masih kami dalami melalui proses penyelidikan,” tegas Aksaruddin.
Ia juga turut memberi apresiasi terhadap peran aktif masyarakat yang cepat melaporkan kejadian tersebut. Sehingga bayi dapat segera diselamatkan dan kasusnya segera ditangani aparat.
Diakhir ia mengimbau kepada warga sekitar agar tetap tenang dan kembali beraktivitas seperti biasa.
Serta memastikan bahwa penanganan kasus pembuangan bayi tersebut telah berada dalam kendali kepolisian.(*)

