TANJUNG SELOR – Upaya modernisasi tata kelola keuangan daerah kembali dipertegas Pemerintah Kabupaten Bulungan. Melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Pemkab resmi meluncurkan Agen BULAN (Bulungan Akuntabilitas Non Tunai) yang dirangkai dengan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan keuangan digital, Senin (17/11), di Ruang Tenguyun Lantai II Kantor Bupati.

Agen BULAN beranggotakan para bendahara sub unit pengelola dana Non-Rekening Kas Umum Daerah (Non-RKUD), yang kini menjadi ujung tombak percepatan transaksi non tunai di satuan pendidikan dan fasilitas kesehatan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperluas digitalisasi layanan publik, termasuk pembayaran dan pelaporan keuangan.

Kabupaten Bulungan sendiri memiliki 408 sub unit pengelola dana Non-RKUD, mencakup 1 rumah sakit, 12 puskesmas, 182 PAUD/TK/KB, 144 SD, dan 69 SMP. Sebanyak 91 persen di antaranya atau 365 sub unit telah menerapkan transaksi non tunai melalui Aplikasi Transaksi Keuangan Pemerintah (ATKP) milik Bankaltimtara.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih ditemui di lapangan. Proses validasi saldo dana BOS, BOP PAUD, BOK, hingga pendapatan BLUD masih dilakukan manual. Selain itu, banyak pelaku usaha mitra sekolah dan puskesmas di wilayah 3T yang belum memiliki rekening Bankaltimtara.

Kondisi ini membuat pembayaran harus ditempuh lewat kliring antarbank atau pemindahbukuan di kecamatan/kota terdekat, sehingga memakan waktu dan menambah biaya transaksi.

Peluncuran Agen BULAN diharapkan mampu mengakselerasi digitalisasi keuangan daerah, memperluas akses perbankan bagi pelaku usaha lokal, sekaligus memperkuat akurasi penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Bupati Bulungan, Syarwani menyampaikan, apresiasi kepada BKAD atas inisiatif dan kolaborasi bersama Bank Indonesia, OJK, Bankaltimtara, BPKP, dan Inspektorat dalam menyukseskan program ini.

“Melalui bimtek ini, saya berharap para peserta dapat memahami secara mendalam tata kelola transaksi non tunai, sistem perbankan digital, serta mekanisme pengawasan dan pelaporan keuangan yang modern,” ujar Bupati.

Dengan hadirnya Agen BULAN, Pemkab Bulungan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengelolaan keuangan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel di seluruh pelosok daerah. (Adv/Lia)